Jurusan di PKN STAN

Halo sobat SS!! Udah tahu mau masuk jurusan apa di PKN STAN? Ada beberapa jurusan di PKN STAN, nggak cuma Akuntansi lho. Berikut ini jurusan-jurusan di PKN STAN.

1. Jurusan Manajemen Aset

Jurusan ini bisa disebut sebagai “hukumnya PKN STAN”. Di sini sobat SS akan mempelajari mata kuliah hukum yang ga bakalan jauh-jauh dari topik masalah piutang lelang negara (bisa jadi juru sita atau juru lelang) serta penilaian aset dan properti. Setelah lulus dari jurusan ini, sobat SS akan ditempatkan di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, baik itu di kanwil DJKN ataupun di kantor operasionalnya, yaitu Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang tersebar di seluruh Indonesia.

2. Jurusan Kebendaharaan Negara

Diperlukan orang-orang yang memahami seluk beluk keuangan negara untuk mengurus masalah keuangan sebuah negara, mulai dari perencanaan, pelaksanaan serta pelaporan dari penggunaan uang negara itu. Nah, kurang lebih hal terseut yang akan dipelajari di jurusan Kebendaharaan Negara. Dalam hal perencanaan, yang dipelajari misalnya tentang sistem perencanaan anggaran, penyusunan APBN, bagaimana kementerian-kementerian negara/Lembaga mengajukan anggaran, bagaimana mekanismenya menjadi sebuah APBN. Dalam hal pelaksanaan berarti dalam hal implementasi APBN yang telah dilaksanakan, dalam hal ini mempelajari tentang pelaksanaan APBN di sektor belanja, pendapatan maupun pembiayaan, pengelolaan kas, pengelolaan investasi, pengelolaan utang, dan lain-lain. Dalam hal pelaporan (pelaksanaan APBN), materi yang dipelajari antara lain akuntansi umum dan akuntansi pemerintah.

3. Jurusan Penilai

Penilai adalah profesi yang bergelut dibidang penentuan atau penaksiran nilai dari sebuah asset, dalam hal ini bumi dan bangunan.  Jurusan ini bisa disebut sebagai “Tekniknya STAN”, jadi jangan kaget jika di jurusan ini ada mata kuliah Ilmu Ukur Tanah, Teknologi Bangunan, Teknik Perencanaan Kota, dan lain-lain. Jurusan ini hanya terdapat di STAN dan belum ada di perguruan tinggi lain di Indonesia. Jadi bisa dibilang, jurusan ini sifatnya sangat terspesialisasi dan sangat langka. Sedangkan lulusan dari Jurusan Penilai bisa ditempatkan dalan Ditjen Pajak, Ditjen Kekayaan Negara atau BPKP.

4. Jurusan Pajak

Jika di jurusan perpajakan di universitas lain lebih diajarkan ke bagaimana membuat laporan keuangan perpajakan. #FYI nih sobat SS, kalau di PKN STAN selain diajarkan hal tersebut juga diajarkan hal administrasi/ tata usaha dari sisi pemungut pajak serta hubungannya dengan keuangan negara. Materi yang dipelajari di Jurusan Perpajakan antara lain Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), Akuntansi Dasar sampai Menengah, dan mata kuliah-mata kuliah lain. Lulusan jurusan Pajak sebagian besar akan ditempatkan di Ditjen Pajak.

5. Jurusan Kepabeanan dan Cukai

FYI nih sobat SS, Bea berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti ongkos. Tapi disini konteksnya bea adalah ongkos barang yang keluar atau masuk suatu negara, yakni ada bea masuk dan bea keluar. Sedangkan cukai adalah pungutan oleh negara secara tidak langsung kepada konsumen yang menikmati/menggunakan obyek cukai. Perkuliahan di jurusan bea cukai sistemnya agak semi militer, karena nanti bisa aja ditempatkan di pelabuhan atau daerah perbatasan sehingga mungkin akan menghadapi penyelundup secara langsung.

6. Jurusan Akuntansi

Jurusan Akuntansi mungkin menjadi jurusan yang paling familiar bagi kalian ya sobat SS, jika dibandingkan dengan jurusan-jurusan lain yang ada di PKN STAN. #FYI nih sobat SS, untuk hal yang dipelajari di jurusan akuntansi di PKN STAN gak jauh beda kok dengan yang dipelajari di jurusan akuntansi di kampus lain. Namun, di PKN STAN ada mata kuliah tambahan di bidang pemerintahan, seperti: Keuangan Publik, Hukum Keuangan Negara, Akuntansi Pemerintahan, dan lain-lain.